Minggu, 14 Desember 2014

Goosebumps

Life is like a Goosebumps. Menurutku seperti itu.


Tahu Goosebumps yang aku maksud? Goosebumps yang aku maksud di sini adalah buku serial karangan RL Stine. Iya walaupun ini adalah novel horor dan FYI aja aku nggak begitu suka film atau novel horor (penakut, iya, gue penakut), tapi sepertinya ada korelasi antara beberapa seri novel ini dengan kehidupan kita.

Beberapa seri novel Goosebumps mengharuskan kita untuk memilih. Apabila memilih A kita menuju halaman sekian dan apabila memilih B kita menuju halaman sekian. Begitu seterusnya sampai akhirnya kita sampai di kata 'tamat'. Dan selalu saja, aku nggak pernah bisa sampai dihalaman akhir. Pasti ditengah-tengah udah mentok aja, gitu.

Begitu juga hidup ini kan? Kita pilih A atau B pasti ada konsekuensi masing-masing. Coba deh bayangin kalau kita tau apa konsekuensi yang harus kita peroleh saat kita milih A atau B, dan kita bisa kembali lagi ke page sebelumnya untuk reselect. Mungkin hidup nggak akan semistery ini.

Jadi ingat kata seseorang,


Ya, begitulah hidup. Samar dan penuh ketidakpastian. Jadi, keajaiban itu mungkin dan seringkali terjadi kan? :)

Selasa, 09 Desember 2014

Hope

Kamu adalah orang yang terlalu banyak berharap.


Kurang lebih begitulah yang dikatakan seseorang saat aku menanyakan kepadanya, "Menurut kakak aku orangnya gimana?"

Harus gue akui bahwa itu benar adanya. Gue adalah orang yang terlalu banyak berharap. Kenapa gue bisa menjadi seseorang yang seperti itu? Karena gue percaya kekuasaan Allah tak terbatas, dan semuanya mungkin saja terjadi (kecuali hal-hal tertentu seperti gue pengen punya kakak kandung cowok).

Mungkin ada alasan lain juga sih kenapa gue tumbuh menjadi seseorang seperti itu. Karena sampai pada saat itu, boleh dibilang bahwa tiap kali gue mencoba sesuatu, atau melakukan sesuatu, tingkat keberhasilan gue bisa dibilang tinggi. Delapan puluh persen mungkin.

Dan sekarang,

Senin, 08 Desember 2014

Amnesia


I drove by all the places we used to hang out getting wasted
I thought about our last kiss, how it felt the way you tasted
And even though your friends tell me you're doing fine

Are you somewhere feeling lonely even though he's right beside you?
When he says those words that hurt you, do you read the ones I wrote you?

Sometimes I start to wonder, was it just a lie?
If what we had was real, how could you be fine?

'Cause I'm not fine at all

I remember the day you told me you were leaving
I remember the make-up running down your face
And the dreams you left behind you didn't need them
Like every single wish we ever made
I wish that I could wake up with amnesia
And forget about the stupid little things
Like the way it felt to fall asleep next to you
And the memories I never can escape

'Cause I'm not fine at all

The pictures that you sent me they're still living in my phone
I'll admit I like to see them, I'll admit I feel alone
And all my friends keep asking why I'm not around

It hurts to know you're happy, yeah, it hurts that you've moved on
It's hard to hear your name when I haven't seen you in so long

It's like we never happened, was it just a lie?
If what we had was real, how could you be fine?

'Cause I'm not fine at all

I remember the day you told me you were leaving
I remember the make-up running down your face
And the dreams you left behind you didn't need them
Like every single wish we ever made
I wish that I could wake up with amnesia
And forget about the stupid little things
Like the way it felt to fall asleep next to you
And the memories I never can escape

If today I woke up with you right beside me
Like all of this was just some twisted dream
I'd hold you closer than I ever did before
And you'd never slip away
And you'd never hear me say

I remember the day you told me you were leaving
I remember the make-up running down your face
And the dreams you left behind you didn't need them
Like every single wish we ever made
I wish that I could wake up with amnesia
And forget about the stupid little things
Like the way it felt to fall asleep next to you
And the memories I never can escape

'Cause I'm not fine at all
No, I'm really not fine at all
Tell me this is just a dream
'Cause I'm really not fine at all


5 Seconds Of Summer - Amnesia



Dear God, what I have to do next? :"

Kamis, 04 Desember 2014

Senin, 01 Desember 2014

Too Fast To Think About

"Kar, mau nikah umur berapa?"

"Hmm... Berapa ya? Bentar.... 22 kali ya."

Sumber: BrideStory

-sebelum saya lanjutkan, coba baca tulisan saya sambil dengerin instrument time-nya depapepe

Itu pernyataan yang gue lontarkan sekitar tujuh taun lalu, saat usia gue menginjak pada angka 15 tahun. Pertimbangan gue saat itu adalah, gue lulus SMA usia 17 tahun (belum ada malah saat itu), perkiraan kuliah 4 tahun jadi lulus umur 21 (dan alhamdulillah saat itu lulus usia 20 tahun 11 bulan), kerja setahun terus nikah (waktu itu pikirannya abis lulus langsung dapet kerja gitu, kenyataannya sekarang ya gitu lah). Saat itu juga gue mikirnya bakal langgeng gitu sama yang lagi deket sama gue saat itu, kalo engga ya putus dijalan terus pas kuliah dapet gantinya. Sesimple itu. Dan kenyataannya sekarang?

Usia gue saat ini 22 tahun. Dan pikiran tentang itu?

Rabu, 19 November 2014

Buat Aku Tersenyum


Datanglah sayang dan biarkan ku berbaring
Di pelukanmu walaupun tuk sejenak
Usaplah dahiku dan kan kukatakan semua

Bila kulelah tetaplah disini
Jangan tinggalkan aku sendiri
Bila kumarah biarkanku bersandar
Jangan kau pergi untuk menghindar

Rasakan resahku dan buat aku tersenyum
Dengan canda tawamu walaupun tuk sekejap
Karna hanya engkaulah yang sanggup redakan aku

Karna engkaulah satu-satunya untukku
Dan pastikan kita selalu bersama
Karna dirimulah yang sanggup mengerti aku
Dalam susah ataupun senang

Dapatkah engkau s'lalu menjagaku
Dan mampukah engkau mempertahankanku

Bila kulelah tetaplah disini
Jangan tinggalkan aku sendiri
Bila kumarah biarkanku bersandar
Jangan kau pergi untuk menghindar


Sheila on 7 - Buat Aku Tersenyum (Cover by Adhie Fahmi)

PS.
Coba open soundcloudnya deh. Suaranya adem. Walaupun gue juga nggak kenal dia itu siapa sih. Haha.

Senin, 10 November 2014

Divergent


Entahlah. Gue jatuh cinta sama film yang dibintangi Shailene Woodley (yang kalo dilihat-lihat mirip Alessia Cestaro) sama Theo James ini. Gue langsung jatuh cinta sama sesosok Four begitu pertama dia muncul. Like a real man. Beruntunglah Tris yang mempunyai Four, a man who always by her side, no matter what happens.

Sabtu, 01 November 2014

Pretend


Enggak. Gue nggak lagi mau nulis lyrics lagunya Secondhand Serenade. Gue lagi ngetawain diri sendiri aja. Ngetawain gue sendiri yang sekarang uda pinter. Uda bisa bales curhatan temen-temen di BBM sambil ketawa-ketiwi padahal sendirinya lagi nangis mikirin masalahnya sendiri hihi. Hore!

Oh iya. Ini November ya?

Minggu, 26 Oktober 2014

Drama Queen


Malam itu, seorang yang gue anggap sahabat, BBM gue.

"Kalla :'("

"Kenapaaaah? Are you okay?"

"Lagi galau, Kalla. Gue lagi ribut sama mantan gue."

Seketika gue yang tadinya kemal --kepo maksimal-- jadi ketawa ketiwi dan ngomong sendiri, "yaelah ini anak masih aja galau mantan."

Lalu ceramah yang begitu amat panjang, sok-sok menasehati, sok-sok ngerasa paling bener, sok-sok tahu segalanya, gue ketik tanpa rasa dosa dan bersalah lalu gue kirim ke dia.

Hell to the lo! Hello! Ngapain sih galauin mantan?

Selasa, 09 September 2014

Semoga ya.

Lagi iseng buka facebook, tiba-tiba di timeline ada yang nongol. Yaudah langsung buka aja. Buka ini itu sampai akhirnya tiba di facebook seseorang. Ya sebut aja seseorang yang pernah deket, yang sering bantu ini itu, yang sering gue repotin ini itu, yang pinjemin buku - diktat - dan soal-soal kuliah, dan tentunya seseorang yang pernah care sama gue.

Tahun 2009, sekitar bulan september - awal masuk kuliah - mulai kenal, lalu mulai deket, lalu biasalah Karra kalau uda deket lalu ilang gitu aja. Sebenernya ada alasannya sih tapi yaudahlah biar kita aja yang tau. Tapi yang jelas, gue makasih banget-banget atas segala bantuan yang telah dia kasih dan semua kenangan yang udah dilewatin bareng-bareng.

Sekarang, dari facebooknya gue tahu saat ini dia baru aja ketrima di perusahaan impian gue, dan bisa dibilang perusahaan impian banyak orang. Apalagi sih kalau bukan perusahaan yang suka diprotes banyak orang kalau lagi krisis BBM kaya gini nih?

Selamat ya, kamu. Entah mengapa seneng aja gitu kalau dapet kabar baik dari seseorang dimasa lalu yang sekarang bisa ngeraih apa yang dia pengen, karena gue tahu banget dari dulu dia pengen suatu saat bisa berkarir di perusahaan itu. Makin sukses ya karirnya. Semoga selalu sehat, selalu dilindungi Allah, dan selalu punya waktu buat naik gunung haha.

Duh, semakin banyak aja orang-orang yang dulunya deket sama Karra sekarang uda jadi orang-orang sukses dikarirnya. Masa elo mau sih Kar gini-gini aja? Nggak malu sama maereka-mereka itu?

Semoga kesuksesannya, dan kesuksesan orang-orang dari masa lalu nular ke kamu. Semoga ya. Aamiin.

*lalu Karra senyum-senyum sendiri baca wall to wall di masa lalu sama orang itu :")

Minggu, 31 Agustus 2014

Simple Plan - Untitled



I open my eyes
I try to see but I’m blinded by the white light
I can’t remember how
I can’t remember why
I’m lying here tonight

And I can’t stand the pain
And I can’t make it go away
No I can’t stand the pain

How could this happen to me
I made my mistakes
I’ve got no where to run
The night goes on
As I’m fading away
I’m sick of this life
I just wanna scream
How could this happen to me

Everybody’s screaming
I try to make a sound but no one hears me
I’m slipping off the edge
I’m hanging by a thread
I wanna start this over again

So I try to hold onto a time when nothing mattered
And I can’t explain what happened
And I can’t erase the things that I’ve done
No I can’t

How could this happen to me
I made my mistakes
I’ve got no where to run
The night goes on
As I’m fading away
I’m sick of this life
I just wanna scream
How could this happen to me

I made my mistakes
I’ve got no where to run
The night goes on
As I’m fading away
I’m sick of this life
I just wanna scream
How could this happen to me

Rabu, 09 Juli 2014

Cinta.

baca: cinta dengan titik


Sekitar pertengahan 2013, gue tau dari twitter bahwasanya Bernard Batubara menerbitkan novel baru. Well, kecepatan menulisnya memang perlu diapresiasi sih karena setauku gue belum lama dia menerbitkan kumcer Milana. Dan dari twitter itu pula gue tahu bahwasanya novel baru itu tentang orang ketiga. Iya, pihak yang tidak begitu gue suka dan hal itu juga yang membuat gue mengurungkan niat untuk membeli novel tersebut. Mungkin lebih tepatnya menghindari hati dari emosi. Haha.

Kemarin, tanpa gue duga adek gue kasi birthday gift berupa novel tersebut. Dan disaat adek gue kasi itu gue cuma ketawa dan ngomong, "Dek, ngapain sih beli ini. Ini novel tentang perselingkuhan tahu". Adek gue tau itu adalah salah satu hal yang gue benci. Adek gue nyengir dan bilang, "Mana aku tahu. Kan di cover belakang cuma ada blurbnya, nggak ada sinopsisnya".

Well. gue mulai buka itu novel. Baca kata demi kata, kalimat demi kalimat, paragraf demi paragraf, lembar demi lembar, bab demi bab, hingga akhirnya dalam waktu dua hari novel itu habis ku lahap. Selesai baca yang ada cuma perasaan ya gitu deh.

Sabtu, 05 Juli 2014

22!

Alhamdulillah. Thanks Allah for everything.


Thank you mommy, daddy, sista for always by my side and always give me a support no matter what happens. Thank you Adinda Gadis for your call. One hour conversation that means a lot for me. Thank you Eva Sofiana for always be a good friend (or a best friend?). Thank you Fitri Nur Soraya for the friendship that has more than eight years. Thank you Hemas Prabawati to always give positive influence to me. Thank you Satya Manggala a.k.a Gibul who always lent an ear to listen to my sighing. Thank you M. Ekananda Yudha Kusuma Jati for always be my best brother. And last but not least,thank you to all my friend who sent texts over the birthday!

Joesonghabnida 21. I always try my best to make you happy but I always fail. Believe in me, all your hard work will paid off. I don't want to give up. I will always try, and try, and try. Although this is my hardest times and I have to fight alone but I believe I'll succeed. I promise.

Present from my beloved sista
Yeah,
We're happy, free , confused, and lonely at the same time
It's miserable and magical.
Oh, yeah
Tonight's the night when we forget about the deadlines
It's time


Oh oh!
I don't know about you
But I'm feeling 22
Everything will be alright
If you keep me next to you
You don't know about me
But I'll bet you want to
Everything will be alright
If we just keep dancing like we're
22, ooh-ooh
22, ooh-ooh

22!

Sabtu, 07 Juni 2014

Comfort Song

Romanization :
utseobwa seulpeohajiman malgo
gwaenchanh-a nunmul heulliji malgo
jigeum bureuneun nae noraega
jakeun wiroga doegil barae


utseobwa apahajiman malgo
gwaenchanh-a sesangi neol himdeulgehaedo
i sigani da jinagamyeon
modu da neol ihae halgeoya


utseobwa ne gyeot-e ittjanh-a
saranghae nae mam-i deullini
nuga mworaedo neol midgottneun 
naega hamkke ittjanh-a

utseobwa nae nun-eul barabwa
saranghae neol saranghan (?) mam-eun
byeonhaji anh-a nae eokkae gidae 
jamsiman swimyeon dwae 

utseobwa 
neol midgoittneun naega ittjanh-a ….
 
 
English Trans :
Give me a smile, don’t be sad
It’s going to be alright, don’t shed a tear
The song that I am singing now
I hope that it can bring you a bit of comfort
 
Give me a smile, don’t get hurt
It’s going to be alright, although you are going through a hard time now
Time will pass
Everything will look up again
 
Give me a smile
I am right here by your side
I love you, can you hear my heart?
Close your eyes
No matter what, I believe you
I am always here for you
 
Give me a smile, look into my eyes
I love you, I have always been looking at your heart
It has never changed
You can lean on my shoulders
Take a rest
 
Give me a smile.
I am here for you,
me who believes in you
always and forever
 
by Jung Yong Hwa of CN Blue


PS.
You are so lucky to have someone who help you genuinely realize your dreams :)

Rabu, 04 Juni 2014

Kangen

Karra kangen punya 'temen'.
Mungkin Karra cuma lagi kangen sama mamanya.

Dulu, ada seseorang yang datang menasehati. "Kar, kamu tuh apa-apa nggak usah cerita ke orang tua kenapa sih. Apalagi mama. Aku sampai umur segini nggak pernah loh cerita ke ibu aku ini itu. Bahkan ibu aku ga tau aku pernah ini itu."

Karra cuma senyum, lalu bilang, "Nggak akan bisa, Semut. Udah kebiasaan dari kecil aku cerita semua hal ke mamaku. Kita nggak akan pernah tahu, kadang temen bisa jadi musuh. Dan bagi aku, mamaku sahabatku, tempat untuk aku ajak berbagi. Mamaku yang selalu ada saat aku butuh, saat aku pengen cerita, saat aku nggak ada temen. Jadi maaf, permintaan kamu nggak bisa aku kabulkan."

Dan sekarang Karranya lagi nangis. Kangen mama. Kangen temen. Ah, Karra kan emang cengeng ya.

Entahlah. Karra emang nggak gampang buat percaya sama orang lain. Dulu pernah, sekalinya percaya sama orang, ternyata percaya sama orang yang salah. Dan terbongkarlah sudah semua hal yang udah diceritain Karra ke orang itu ke publik. Semenjak saat itu, Karra kembali menjadi seseorang yang nyimpen apa-apa sendiri. Yang bisa ceritain ke mama ya ceritain, yang enggak ya simpen sendiri, atau tulis di buku diary.

Mungkin itu yang buat Karra susah buat buka diri 'berteman' dengan orang lain. Takut. Takut kehilangan, takut disakiti. Padahal sepatu kalau terus-terusan disimpan dan nggak dipakai bisa rusak ya. Begitu juga hati, kalau kamu takut disakiti, gimana hati kamu nantinya, Kar?

Ah, entah. Karra cuma lagi kangen. Sama mama.

Selasa, 03 Juni 2014

Thanks

Dear God. Thank You for bringing me a kind hearted guy like him. I don't know what I feel but (I think) he give me a lot of strength. He helps me a lot without I have to say, "Could you help me?" He understands without I even speaking a word. He knows me so well. But, I don't hope too much for this, God. I've been happy enough because of his arrival. And my last wound still remembered clearly on my head.

Dear you. Thank you for coming in my life at my lowest point. It means a lot for me. I don't know how my condition if you're not coming in my life, if you're not by my side, if you're not with me. Thank you for everything. I hope the best for your career. And hopefully you will be a success man who can make a lot of people feel happy. 

Rabu, 21 Mei 2014

Arigatou


Engga kok, Karra ga lagi mau curhat pake bahasa jepang karena Karra sendiri ngga ngerti bahasa Jepang. Mwihihi. Karra mau posting lyrics lagu lagi boleh dong ya? Ceritanya saking nggak ada kerjaannya, gue blog walking pake keyword ini itu dan entah kenapa akhirnya gue nyasar ke salah satu web yang isinya lagu ini. Iya, judul lagunya sama kaya judul postinga gue. Dari judulnya aja keliatan kan kalo ini dinyanyiin sama penyanyi Jepang, namanya Kokia. Gue juga nggak kenal tuh dia siapa haha. Gue nggak ngerti masalah per-jepang-an. Kalo penasaran itu orangnya yang mana ya silakan googling aja. Oke, daripada Karra nya kebanyakan ngomong, takutnya nanti malah jadi curhat haha, ini dia lyric lagunya dan lo pasti ngerti kenapa gue bisa suka.


Daremo ga kizukanu uchi ni
Nanika wo ushinatte iru
Futto kizukeba anata wa inai
Omoide dake wo nokoshite
Shiawase toki no naka kotoba wo ushinatta
Ningyoutachi no you ni
Machikado ni afureta noraneko no you ni
Koe ni naranai sakebi ga kikoete kuru

Moshimo mou ichido anata ni aeru nara
Tatta hitokoto tsutaetai arigatou, arigatou

Toki ni wa kizu tsukeattemo
Anata wo kanjite itai
Omoide wa semete mono nagusame
Itsumade mo anata wa koko ni iru

Moshimo mou ichido anata ni aeru nara
Tatta hitokoto tsutaetai arigatou, arigatou

Moshimo mou ichido anata ni aeru nara
Tatta hitokoto tsutaetai
Moshimo mou ichido anata ni aeru nara
Tatta hitokoto tsutaetai arigatou, arigatou

Toki ni wa kizu tsukeattemo anata wo kanjite itai


Gimana? Bagus kan lyricnya. Haha. Oh, nggak tau artinya ya? Sama, gue juga haha. Nih berhubung gue baik gue kasih translate in english nya.

Senin, 19 Mei 2014

Comes And Goes


“Karena gue sadar sih, Ndah. Akan ada masa dimana kita bakal jalan masing-masing, nggak bareng-bareng lagi. Dan gue nggak suka saat dimana itu tiba,” itu yang gue katakan ke Endah suatu malam di bulan Maret 2013 di suatu CafĂ© daerah Semarang bawah.


Waktu itu, Endah marah-marah sama gue, nggak marah-marah juga sih, lebih ke menyayangkan kenapa gue jarang kumpul sama anak-anak. Yang dimaksud disini adalah kumpul sama temen-temen KKN gue. Saat itu gue emang lagi ngejar deadline lulus yang telah gue buat sendiri. Lulus diusia 20 tahun. Tapi, selain itu, ada alasan lain. Alasan itu adalah gue emang agak jaga jarak sama mereka. Kenapa? Karena seperti yang gue bilang tadi, gue sadar kita nggak bakal bareng-bareng terus sampai nanti. Akan ada waktu untuk kita jalan masing-masing. Dan gue, nggak suka dengan yang namanya perpisahan. Walaupun gue sadar benar, setiap pertemuan, ada perpisahan.

Dimulai saat gue SMP. Saat itu, gue bersama temen-temen gue berhasil masuk ke SMA yang sama. Ya, walaupun engga semuanya. Dari kita ber-empat belas, hanya kita ber-sepuluh yang berhasil masuk. Sedangkan ke-empat yang lain, menemukan jalan yang lain. Gue pikir saat itu, karena kita satu sekolah, kita bakal terus bareng-bareng. Tapi kenyataannya?

Kamis, 17 April 2014

Crybaby!


when the load was heavy, when I could no longer feel strong, when there was no place to share, when I could just save everything myself, may I cry?

crybaby! 

Rabu, 09 April 2014

Hey girls!


Sekitar tiga minggu yang lalu, saat istirahat tes kerja suatu perusahaan, gue menyempatkan diri sebentar mampir ke kampus karena lokasi tes yang persis terletak di belakang kampus. Mungkin lebih tepatnya numpang makan di kantin sih ya. Ada suatu kekosongan saat gue makan di salah satu meja di kantin walaupun saat itu ada seseorang yang nemenin gue. Iya, kekosongan. Meja yang biasanya rame oleh empat orang yang nggak bisa diem sekarang hanya tinggal kenangan.

Kemarin (4 April 2014), nggak seperti biasa, ada dua nama yang sudah sekian lama ada di chat bagian bawah-bawah naik lagi ke atas. Mereka orang-orang yang sering dan hampir tiap saat tiap waktu BBM gue waktu kuliah, dan udah jarang banget BBM gue semenjak gue lulus kuliah. Iya, mereka orang-orang yang banyak berjasa selama gue kuliah.

Namanya Eva Sofiana.

Don't Cheat!


Tidak. Gue tidak dalam posisi ada orang ketiga yang datang ke dalam relationship gue. Gue cuma keinget sama suatu film dimana ada pihak ketiga yang masuk ke dalam sebuah relationship antara cewek dan cowok.

Hmm, menurut gue orang ketiga nggak selalu salah. Menurut gue loh ya. Pihak ketiga bisa masuk apabila, mungkin, pihak pertama tidak bisa memberikan kenyamanan yang diinginkan oleh pihak kedua, sehingga pihak kedua pada akhirnya merasa nyaman dengan apa yang diberikan orang ketiga. Tapi menurut gue kalau nggak nyaman mending pergi aja sih, nggak usah pake acara selingkuh segala. Bisa juga, pihak kedua ‘kegatelan’, nggak bisa stay di satu hati. Tipe ini yang gawat, dia akan terus melompat dari tempat satu ke tempat yang lain.

Entahlah, melihat apa yang telah terjadi disekitar,

Rabu, 02 April 2014

Tentang Hidup



Satu sifat dasar manusia diantaranya adalah resistan terhadap perubahan.
Kata-kata yang dulu begitu klise, memang kadang baru akan terasa maknanya ketika masanya bertatap muka. Seberapa pun pandainya seseorang menyesuaikan diri, berada di dunia yang samasekali baru sedikit banyak akan memunculkan keenggannan yang nggak perlu. Mungkin juga ini menjawab, kenapa banyak orang betah menunda kelulusan sebagai mahasiswa, atau kenapa banyak "bayi" yang enggan beranjak dari kampung halaman.

Ah, hidup.


Tulisan ini setengah curhat. Seriusan.
Ceritanya tentang penempatan. Momok yang dialami oleh hampir setiap orang pada masanya.
Sebagai pribadi tanpa pengalaman dan daya tawar (bahkan yang berpengalaman pun beberapa juga relate), diombang-ambingkan oleh sistem berbentuk badan organisasi mau tidak mau jadi pilihan jua. Seperti semacam ospek kesekian kalinya bagi mereka, karena harus mengikuti apa perintah bos besar, tanpa tapi. Karena itu, sebenarnya buat saya yang bikin iri itu bukan mereka yang digaji dobel digit di perusahaan oil & gas, melainkan mereka yang bisa ngomong "Saya mau resign, pengen jadi pengusaha". Apa artinya sih dobel digit kalo nggak bisa jadi bos buat diri sendiri?

Kembali ke penempatan.

Selasa, 01 April 2014

Lucu


Gue adalah orang yang berprinsip, everybody is unique and special in their own way. Setiap orang punya cara masing-masing dalam memandang sesuatu. Setiap orang punya sifat berbeda-beda. Lo nggak bisa maksain seseorang buat setuju sama lo. Atau lo nggak bisa compare antara satu orang dengan orang lain karena memang uda beda. Dan yang paling penting, setiap orang punya tujuan sendiri-sendiri dalam kehidupan yang sedang dijalani ya. Punya mimpi masing-masing yang ingin dia wujudkan.

Tapi, gue heran sama orang-orang yang ya mungkin emang cara berfikirnya begitulah, jadi gue nggak bisa nyalahin ketika dia berkata, "jadi orang nggak usah terlalu idealis." Lucu ketika gue mendengar hal seperti itu. Kenapa sih harus ngomong kaya gitu kepada orang yang sedang mengejar mimpinya instead of, "Gue yakin lo bisa kok! Tetep semangat ya!" Apakah suatu hari nanti saat lo menjadi orang tua, saat anak lo berkata, "Mama/Papa, aku pengen pergi ke bulan." Dan lo akan menjawab dengan, "Nggak usah muluk-muluk, Nak" instead of "Kamu pengen pergi ke bulan? Makanya kamu harus rajin belajar ya biar suatu saat kamu bisa pergi ke bulan." Hey! Dunia ini penuh dengan kemungkinan, broh. Nggak ada yang nggak mungkin kalo Allah sudah berkata, "Kun Fayakun."

Miris saat gue denger kalimat, "Jadi cewe nggak usah belajar tinggi-tinggi. Nggak usah muluk-muluk toh nanti juga ikut suami jadi ibu rumah tangga." Atau "Gue nanti jadi staff atau sekretaris aja biar gue bisa nikah sama manager." Duh, girls. Sempit banget sih pemikiran lo. Gimana anak lo nanti bisa pinter kalau lo nggak sekolah? Gimana lo bisa nikah sama manager kalo lo jadi staff? Anak-anak yang pinter itu hasil didikan orang tuanya yang juga pinter. Istri-istri manager itu pastinya punya capability selevel sama manager. Bukankah di Al-Qur'an tertulis, "Wanita-wanita yang tidak baik untuk laki-laki yang tidak baik, dan laki-laki yang tidak baik adalah untuk wanita yang tidak baik pula. Wanita yang baik untuk lelaki yang baik dan lelaki yang baik untuk wanita yang baik." (Qs. An Nur:26). Yang bisa gue tangkep adalah kalo lo orang baik, lo bakal dapet pria baik. Kalo lo jahat ya dapet cowo jahat. Kalo nilai lo 9, lo bakal dapet pria bernilai 9. Kalo nilai lo 6, gimana lo bisa dapet pria bernilai 9? Hah? Kalah saing lah lo sama cewe nilai 9. Tapi kan orang beda-beda ~

Gue ketawa aja sih sama orang-orang yang mungkin ketawa sinis ngelihat gue yang idealis, yang punya banyak mimpi, yang selalu punya high target atas segala sesuatu, yang selalu punya harapan bahwa semuanya mungkin. Kenapa gue selalu berharap dan punya banyak mimpi? Karena gue percaya Allah bisa ngelakuin apapun dan hidup berawal dari mimpi. Tahu dong kalau penemu pesawat itu bermimpi untuk bisa terbang? Kenapa gue selalu punya high target? Karena gue percaya kalo gue punya target 10, setidaknya gue bisa dapet 9. Kalo gue hanya punya target 7, gue dapet berapa? Tapi kembali lagi, gue menghargai lo yang punya prinsip untuk hidup apa adanya, sedapetnya, dan mengalir seperti air. Gue respect akan hal itu, karena kembali lagi orang kan beda-beda ~

Dan mungkin gue termasuk orang-orang cuek yang akan diem aja atas apapun yang lo lakukan atau apapun yang lo pilih selama nggak ganggu hidup gue. Ngurus hidup gue aja udah kaya gini banget, nggak ada sisa waktu buat ngurusin hidup orang lain. Hidup gue di sini I mean gue secara pribadi dan keluarga gue. Jangan ditanya betapa bawelnya gue sama adek gue. Gue baru mau ngomong ketika lo tanya ke gue, "Menurut lo gimana?"

Tiap orang beda-beda. Tiap orang punya cara pandang masing-masing. Tapi emang dasar ya, terlalu banyak orang yang nge-judge tanpa tau story dan history seseorang yang dia judge itu. Okay, lo boleh kok ngatain gue ABCDE sampai Z. Dan gue akan bertanya two simple question. Lo tahu apa tentang gue? Dan lo tahu apa tentang jalan yang udah gue lewati? :)

Well. Nggak ada yang mudah dalam mengejar mimpi, Karra. Lo akan sering mendengar cibiran, cacian, dan orang-orang yang ga percaya kalau lo bisa. Yang perlu lo lakuin hanya terus berjalan, fokus sama tujuan lo, tetap berfikir positif, bekerja keras, berdoa, berusaha, dan jangan sampai putus harapan. Tangan Tuhan bekerja dengan indahnya and He knows how hard you have tried :)

Minggu, 30 Maret 2014

Let's Drive!



Beberapa menit setelah gue posting lyric lagu yang cukup menggambarkan keadaan gue saat ini, tiba-tiba dari luar rumah terdengar suara papa teriak-teriak manggil gue. Kalau papa uda teriak mah gue secepat kilat lari ke sumber suara.

"Kenapa Pa?" tanya gue kemudian setelah gue nyamperin papa yang masih di depan stir.

"Cepet masuk. Papa ajarin dasar-dasarnya nyetir."

Gue yang berkostum baby doll bersendal jepit pun langsung masuk mobil saking excitednya. FYI, salah satu wish list gue ditahun 2011 itu gue bisa nyetir. Jadi uda dari tahun 2011 gue berniat mau ikut les nyetir dan nggak diijinin sama papa karena papa berbendapat bahwa kalau papanya sendiri bisa nyetir kenapa harus ambil les nyetir? Tapi sudah 3 tahun berlalu setiap gue merengek minta diajarin gue nggak pernah dapat tanggepan. Mungkin, karena kemarin pas quality time sekeluarga gue cerita kalau gue mimpi uda bisa nyetir, papa jadi ingin mewujudkan impian anaknya yang uda ngebet mau nyetir ini haha.

Setelah gue masuk mobil,

Welcome To My Life!

Do you ever feel like breaking down?
Do you ever feel out of place,
Like somehow you just don't belong
And no one understands you?
Do you ever wanna run away?
Do you lock yourself in your room
With the radio on turned up so loud
That no one hears you're screaming?


No, you don't know what it's like
When nothing feels all right
You don't know what it's like
To be like me

 
To be hurt
To feel lost
To be left out in the dark
To be kicked when you're down
To feel like you've been pushed around
To be on the edge of breaking down
And no one's there to save you
No, you don't know what it's like
Welcome to my life

 
Do you wanna be somebody else?
Are you sick of feeling so left out?
Are you desperate to find something more
Before your life is over?
Are you stuck inside a world you hate?
Are you sick of everyone around?
With their big fake smiles and stupid lies
While deep inside you're bleeding

 
No, you don't know what it's like
When nothing feels all right
You don't know what it's like
To be like me

 
To be hurt
To feel lost
To be left out in the dark
To be kicked when you're down
To feel like you've been pushed around
To be on the edge of breaking down
And no one's there to save you
No you don't know what it's like
Welcome to my life

 
No one ever lied straight to your face
And no one ever stabbed you in the back
You might think I'm happy but I'm not gonna be okay
Everybody always gave you what you wanted
You never had to work it was always there
You don't know what it's like, what it's like

 
To be hurt
To feel lost
To be left out in the dark
To be kicked when you're down
To feel like you've been pushed around
To be on the edge of breaking down
And no one's there to save you
No, you don't know what it's like (What it's like)

 
To be hurt
To feel lost
To be left out in the dark
To be kicked when you're down
To feel like you've been pushed around
To be on the edge of breaking down
And no one's there to save you
No, you don't know what it's like
Welcome to my life
Welcome to my life
Welcome to my life 


Simple Plan - Welcome To My Life


 Welcome To My Life!

Minggu, 09 Maret 2014

Surat yang Tak Pernah Sampai





Pernah baca Filosofi Kopi-nya Dee? Pasti tau kan di dalam buku itu terdapat chapter yang berjudul 'Surat yang Tak Pernah Sampai'. Ketika membaca chapter tersebut, saya teringat pada seseorang yang sedang dekat dengan saya pada saat saya membeli buku tersebut. Seseorang yang saat ini telah lama menghilang, dan pergi dari hidup saya, dan seseorang itu adalah seseorang yang berhasil membuat saya sakit berbulan-bulan. Baiklah, mari kita lupakan seseorang itu karena yang akan saya tuliskan bukan tentangnya. Tetapi tentang orang lain, yang saya pernah menulis surat untuknya, tetapi saya sadar betul, surat itu tidak akan pernah sampai kepadanya.

Well. Aku mengenalnya beberapa tahun lalu. Mungkin, dia pernah menjadi seseorang yang kabarnya selalu ku tunggu. Tidak, itu bukan berarti aku mencintainya, aku sadar benar itu bukan cinta. Mungkin aku hanya sekedar suka, atau bahkan mungkin aku hanya sekedar merasa nyaman dan merasa senang setiap kali dia mau mendengar ceritaku atau mungkin aku yang ketawa ketiwi sendiri mendengar cerita-ceritanya. Entahlah, dia datang begitu saja sebagai sosok yang telah lama tidak aku temukan. Sosok yang nyaman diajak berbicara dan bercerita apa saja.

Hingga pada akhirnya,

Memories

 

Ceritanya kemarin gue abis beresin isi dompet. Iya, dompet gue uda tebel banget, bukan ke isi sama banyaknya uang merah lembaran, tapi sama struk ATM dan struk belanja yang entah sedari kapan sampai-sampai tulisannya uda pada ilang. Haha, begitulah gue, demen banget nyimpen kaya gituan.


Waktu bersih-bersih gue menemukan sesuatu. Gue melihat sebuah struk yang beda dari yang lain. Setelah gue lihat, di struk belanja itu ada tulisan. Iya, tulisan tangan gue. Tapi isi tulisannya bukan gue yang buat. Gue nulis itu beberapa tahun lalu, mungkin sekitar dua tahun lalu, ketika salah seorang menuliskan sesuatu di sebuah sequence tempat gue nulis dan suatu hari gue memutuskan untuk mendelete semua tulisan di sequence tersebut. Sebelum gue delete sequence yang isinya tulisan gue itu, gue nulis dulu tulisan dari seseorang itu di sebuah struk belanjaan hihi. Berhubung gue lihat tinta tulisan itu udah agak hilang dan gue merasa sayang kalau-kalau benar-benar ilang dan nggak bisa dibaca lagi, gue putuskan untuk gue publish di sini. Here we go!

Selasa, 25 Februari 2014

Stay healthy!


19 Februari 2014, beberapa jam setelah gue posting blog sebelum ini, gue merasakan sakit perut yang luar biasa sakitnya yang entah apa namanya. Entahlah, mungkin itu sakit perut terdahsyat yang pernah gue alami. Dan saat itu entah gimana gue tiba-tiba kepikiran, mama waktu ngelahirin aku sakitnya kaya gimana ya? Sakit kaya gitu aja gue uda nggak kuat, guling-gulingan nangis-nangis sejadi-jadinya. Mama yang nggak tega lihat aku kaya gitu langsung ngebawa gue ke UGD RSPAW. Sesampainya di UGD, gue dipasangin alat-alat yang entah apa itu namanya gue nggak ngerti. Dan fix, kali ini gue bakal opname bener-bener di Rumah Sakit, nggak di rumah eyang lagi :|


Gue masuk UGD sekitar jam 11 malam. Karena buat masuk ke tanggal 20 hanya kurang beberapa jam jadinya di situ ditulis tanggal 20 :D

Setelah dokter nulis ini itu yang gue nggak ngerti,

Rabu, 19 Februari 2014

Get well very soon!

Kar, lo sakit lagi? Haha. Iya, gue sakit lagi. Padahal baru berapa hari gue ngucapin selamat tinggal dari infus ya?

Jadi kan Kamis gue udah lepas infus kan ya. Terus Jumat langsung aja gitu gue ke Semarang karena emang ada suatu hal yang harus gue kerjakan. Alhamdulillah nya gue naik bus penuh ngga bisa duduk, itu rasanya subhanallah nahan perut yang sakitnya minta ampun. Ditambah lagi pas ada bapak-bapak mau ngasih gue tempat duduk, ada mbak-mbak yang ngedorong gue gitu terus ambil tempat gue. Duh. Bawaannya emosi kalo inget mbaknya itu. Nggak malu mbak sama kerudung?

Sampai di Semarang langsung aja gitu berasa jadi orang sehat jalan kesana kemari ngga ada henti. Dan ternyata gue nggak bisa langsung pulang hari itu. Sabtu gue ada acara lagi sampe malem. Dari pagi gue nggak kemasukan nasi sama sekali. Baru bisa makan malem selesai acara. Oh iya, pas gue makan sama Gadis di Milken, lagu yang diputer itu semacem playlist yang ada di hp gue haha. The man who can't be moved, the one that got away, true love, the scientist, back to december, etc. Pas lagu "the man who can't be moved", Gadis bilang,

Kamis, 13 Februari 2014

Bye, Infus!



Bye, infus. Sampai jumpa kembali hingga saatnya aku menjadi seorang ibu :") - Karra




Ahh. Ada bahagia tersendiri ketika akhirnya infus itu dilepas dari tangan mungilku. *sok-sokan tangannya kecil. Haha.*

Duh. Rasanya aneh kalau mau nulis di blog ini pake bahasa resmi. Emang aslinya Karra ga bisa nulis pake bahasa resmi sih. Itu hanya alibi. Haha.

Jadi gini ceritanya. Setelah gue nulis post terakhir itu, keadaan gue ga semakin membaik. Akhirnya mama khawatir dan bawa gue ke dokter specialis. Dan ternyata

Kamis, 06 Februari 2014

Sick

I don't know. Today i feel like hmm. Can't describe that.

Sudah beberapa hari ini gue hanya bisa tiduran karena entah mengapa bisa-bisanya gue sakit radang. Kata papa mungkin gue stress. Haha i couldn't say that it was wrong. Because orang-orang sekitar gue tahu betul Karra kalo uda stress banget ya akhirnya sakit. Maka dari itu ngga heran kalo pas Karra sakit hati jadinya sakit terus-terusan *lah malah curhat

Tiba-tiba ingatan gue kembali ke satu tahun lalu waktu gue tipes dan nggak bisa ngapa-ngapain karena gue emang nggak suka banget sakit. Gue nggak bisa nahan sakitnya. Nggak heran kalo kemarin gue nangis karena nggak kuat sama suhu badan yang entah sudah mencapai berapa derajat.

Back to what my daddy say about stressed,

Rabu, 29 Januari 2014

Random

Tiba-tiba aja pengen nulis padahal ngga tahu juga mau nulis apa hihi. Engga kok, Karra nya lagi nggak pengen ngeluh. Karra-nya uda balik normal lagi haha. Kadang, gue ngerasa gue punya dua sisi. Sisi yang satu cerewet, periang, nggak bisa diem. Sisi yang satunya lagi diem banget, tukang galau, ya kaya gitu deh pokoknya. Orang-orang deket gue pasti tau sifat aneh gue yang satu itu. Tapi kalo uda kenal banget nggak aneh juga sih hihi

Tiba-tiba juga gue kangen moment dimana ada seseorang yang nggak pernah capek denger cerita gue, ngga capek dengerin khayalan gue, cita-cita gue, mimpi-mimpi gue dan selalu support gue walaupun ada beberapa hal yang gue sadar gue ngga mampu ngelakuin itu tapi dia selalu support. Emang dasar itu orang ya. Dan tiap kali gue sudah bersusah payah berusaha hingga akhirnya gue hopeless, dia selalu aja ngomong, "yang penting udah usaha, semua akan baik-baik aja kok". Kata-kata itu seperti mantra ajaib yang ketika selesai dia ucapkan gue merasa baik-baik aja. Haha. Ah, masa lalu.



*Karra mah gitu. Hobi inget hal-hal yang udah lalu. Cuma inget aja kok. Nggak berniat balik ke masa itu. Semua yang terjadi kan udah yang terbaik ya.

Kamis, 02 Januari 2014

Welcome 2014!

"Bagaimanapun semua hal akan berlalu. Kita pasti akan terbangun dan tersenyum, menyadari bahwa kita pernah melewatinya" - Mengejar Matahari


Dan pada akhirnya detik berganti menit, menit berganti jam, jam berganti hari, hari berganti bulan, dan bulan berganti tahun.  Ditahun yang baru ini, ditahun 2014 ini, kembali gue berharap untuk mencapai sesuatu hal seperti tahun lalu. Ditahun ini saya hanya ingin bertemu dengan jodoh saya.

Jodoh. Iya, jodoh.