Rabu, 21 Mei 2014

Arigatou


Engga kok, Karra ga lagi mau curhat pake bahasa jepang karena Karra sendiri ngga ngerti bahasa Jepang. Mwihihi. Karra mau posting lyrics lagu lagi boleh dong ya? Ceritanya saking nggak ada kerjaannya, gue blog walking pake keyword ini itu dan entah kenapa akhirnya gue nyasar ke salah satu web yang isinya lagu ini. Iya, judul lagunya sama kaya judul postinga gue. Dari judulnya aja keliatan kan kalo ini dinyanyiin sama penyanyi Jepang, namanya Kokia. Gue juga nggak kenal tuh dia siapa haha. Gue nggak ngerti masalah per-jepang-an. Kalo penasaran itu orangnya yang mana ya silakan googling aja. Oke, daripada Karra nya kebanyakan ngomong, takutnya nanti malah jadi curhat haha, ini dia lyric lagunya dan lo pasti ngerti kenapa gue bisa suka.


Daremo ga kizukanu uchi ni
Nanika wo ushinatte iru
Futto kizukeba anata wa inai
Omoide dake wo nokoshite
Shiawase toki no naka kotoba wo ushinatta
Ningyoutachi no you ni
Machikado ni afureta noraneko no you ni
Koe ni naranai sakebi ga kikoete kuru

Moshimo mou ichido anata ni aeru nara
Tatta hitokoto tsutaetai arigatou, arigatou

Toki ni wa kizu tsukeattemo
Anata wo kanjite itai
Omoide wa semete mono nagusame
Itsumade mo anata wa koko ni iru

Moshimo mou ichido anata ni aeru nara
Tatta hitokoto tsutaetai arigatou, arigatou

Moshimo mou ichido anata ni aeru nara
Tatta hitokoto tsutaetai
Moshimo mou ichido anata ni aeru nara
Tatta hitokoto tsutaetai arigatou, arigatou

Toki ni wa kizu tsukeattemo anata wo kanjite itai


Gimana? Bagus kan lyricnya. Haha. Oh, nggak tau artinya ya? Sama, gue juga haha. Nih berhubung gue baik gue kasih translate in english nya.

Senin, 19 Mei 2014

Comes And Goes


“Karena gue sadar sih, Ndah. Akan ada masa dimana kita bakal jalan masing-masing, nggak bareng-bareng lagi. Dan gue nggak suka saat dimana itu tiba,” itu yang gue katakan ke Endah suatu malam di bulan Maret 2013 di suatu CafĂ© daerah Semarang bawah.


Waktu itu, Endah marah-marah sama gue, nggak marah-marah juga sih, lebih ke menyayangkan kenapa gue jarang kumpul sama anak-anak. Yang dimaksud disini adalah kumpul sama temen-temen KKN gue. Saat itu gue emang lagi ngejar deadline lulus yang telah gue buat sendiri. Lulus diusia 20 tahun. Tapi, selain itu, ada alasan lain. Alasan itu adalah gue emang agak jaga jarak sama mereka. Kenapa? Karena seperti yang gue bilang tadi, gue sadar kita nggak bakal bareng-bareng terus sampai nanti. Akan ada waktu untuk kita jalan masing-masing. Dan gue, nggak suka dengan yang namanya perpisahan. Walaupun gue sadar benar, setiap pertemuan, ada perpisahan.

Dimulai saat gue SMP. Saat itu, gue bersama temen-temen gue berhasil masuk ke SMA yang sama. Ya, walaupun engga semuanya. Dari kita ber-empat belas, hanya kita ber-sepuluh yang berhasil masuk. Sedangkan ke-empat yang lain, menemukan jalan yang lain. Gue pikir saat itu, karena kita satu sekolah, kita bakal terus bareng-bareng. Tapi kenyataannya?

Kamis, 17 April 2014

Crybaby!


when the load was heavy, when I could no longer feel strong, when there was no place to share, when I could just save everything myself, may I cry?

crybaby! 

Rabu, 09 April 2014

Hey girls!


Sekitar tiga minggu yang lalu, saat istirahat tes kerja suatu perusahaan, gue menyempatkan diri sebentar mampir ke kampus karena lokasi tes yang persis terletak di belakang kampus. Mungkin lebih tepatnya numpang makan di kantin sih ya. Ada suatu kekosongan saat gue makan di salah satu meja di kantin walaupun saat itu ada seseorang yang nemenin gue. Iya, kekosongan. Meja yang biasanya rame oleh empat orang yang nggak bisa diem sekarang hanya tinggal kenangan.

Kemarin (4 April 2014), nggak seperti biasa, ada dua nama yang sudah sekian lama ada di chat bagian bawah-bawah naik lagi ke atas. Mereka orang-orang yang sering dan hampir tiap saat tiap waktu BBM gue waktu kuliah, dan udah jarang banget BBM gue semenjak gue lulus kuliah. Iya, mereka orang-orang yang banyak berjasa selama gue kuliah.

Namanya Eva Sofiana.

Don't Cheat!


Tidak. Gue tidak dalam posisi ada orang ketiga yang datang ke dalam relationship gue. Gue cuma keinget sama suatu film dimana ada pihak ketiga yang masuk ke dalam sebuah relationship antara cewek dan cowok.

Hmm, menurut gue orang ketiga nggak selalu salah. Menurut gue loh ya. Pihak ketiga bisa masuk apabila, mungkin, pihak pertama tidak bisa memberikan kenyamanan yang diinginkan oleh pihak kedua, sehingga pihak kedua pada akhirnya merasa nyaman dengan apa yang diberikan orang ketiga. Tapi menurut gue kalau nggak nyaman mending pergi aja sih, nggak usah pake acara selingkuh segala. Bisa juga, pihak kedua ‘kegatelan’, nggak bisa stay di satu hati. Tipe ini yang gawat, dia akan terus melompat dari tempat satu ke tempat yang lain.

Entahlah, melihat apa yang telah terjadi disekitar,